"Ya nanti PBVSI juga menunjuk semacam dewan yang akan mengumpulkan nama-nama pemain di dunia ke dalam daftar pemain asing yang dicatat atau masuk list, tentu nilainya yang tidak lebih dari 20.000 dolar AS per orang," ujarnya.
Menurut Imam, mekanisme pendataan tersebut membuat federasi bisa mengetahui kisaran nilai kontrak pemain asing. Dengan begitu, PBVSI dapat mengontrol kemungkinan adanya kesepakatan di luar aturan.
Kebijakan pembatasan gaji diterapkan untuk meningkatkan kualitas kompetisi nasional. PBVSI menilai liga yang lebih sehat akan berdampak pada pembentukan tim nasional yang lebih kuat.
Imam menyebut aturan serupa sudah diterapkan di sejumlah negara, termasuk Korea Selatan. Sistem itu dinilai mampu menjaga keseimbangan kompetisi dan keberlanjutan liga profesional.
Proliga 2027 pun akan memasuki babak baru dengan pengawasan lebih ketat. Klub dituntut lebih transparan, sementara persaingan diharapkan berjalan lebih adil bagi semua peserta.