Ganda China Korban Greysia/Apriyani Dilaporkan ke BWF, Ada Masalah Apa?

Reynaldi Hermawan
Pasangan pebulu tangkis China, Chen Qingchen dan Jia Yifan, memberi selamat pada wakil Indonesia, Greysia Polii, seusai melakoni final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino FSP, Senin (2/8/2021). (Foto: REUTERS/Leonhard Foeger)


Kubu Korsel menganggap kata-kata itu sebagai sumpah serapah yang bertentangan dengan peraturan BWF. Menurut regulasi pemain tidak diperkenankan menunjukkan perilaku agresif atau negatif terhadap pemain lain.

Usai laga sebenarnya Qingchen sudah meminta maaf. Dia mengaku ucapan tersebut bermaksud untuk menyemangati dirinya sendiri dan bukan ditujukan kepada lawan.

"Sejatinya teriakan itu hanya penyemangat untuk diri sendiri usai mendapatkan angka," ujar Qingchen.
 
"Saya tidak menyangka bahwa ucapan saya yang buruk mungkin menyebabkan kesalahpahaman bagi semua orang. Saya menjadi gugup. Terima kasih atas dukungan Anda. Saya juga akan menyesuaikan pengucapan saya," lanjutnya. 

Meski demikian, Asosiasi Bulu Tangkis Korsel bergeming. Mereka tetap akan memproses kasus. Hingga berita ini ditulis, pihak BWF belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
19 hari lalu

Bagas Maulana Pindah ke Ganda Campuran, Ungkap Tantangan Duet dengan Apriyani Rahayu

27 hari lalu

PBSI Cari Formula Terbaik Ganda Campuran Indonesia, Tiga Pasangan Disiapkan Menuju Olimpiade

1 bulan lalu

Komentar Dejan/Apriyani usai Tembus Final Pontianak International Challenge 2026

3 bulan lalu

Dejan/Apriyani Tak Mau Jadi Duet Coba-Coba, Target Besar Langsung Dipasang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal