Lorenzo menilai gaya balap Marc Marquez kini jauh lebih rapi dan stabil. “Sekarang, ketika Anda melihat Marc, dia hampir terlihat seperti saya: sangat halus, tidak membuat kesalahan saat pengereman, tidak pernah melebar, sangat presisi dan sangat mengalir saat menegakkan motor.”
Menurut Lorenzo, perbedaan itu sangat kontras dibandingkan satu dekade lalu. “Ketika dia memulai kariernya di MotoGP, dia benar-benar berbeda. Dulu dia mencatatkan waktunya sendiri karena bakatnya, karena dia berani dan mengambil banyak risiko.”
Dia menambahkan, “Tetapi sekarang, semua yang dia lakukan dilakukan dengan sangat penuh perhitungan dan sangat matang. Dia sudah banyak berubah dibandingkan 10 tahun lalu.”
Marc Marquez dan Jorge Lorenzo pernah bersaing ketat pada musim 2013 hingga seri terakhir. Saat itu, Marc Marquez keluar sebagai juara dunia untuk pertama kalinya dari total tujuh gelar MotoGP yang dia koleksi.
Rivalitas berlanjut hingga 2015 saat Lorenzo merebut gelar dunia ketiganya. Keduanya kemudian sempat menjadi rekan setim di Honda pada 2019 sebelum Lorenzo memutuskan pensiun di akhir musim tersebut.
Kini, perubahan gaya balap Marc Marquez dinilai sebagai bentuk evolusi seorang juara dunia. Dia tidak lagi mengandalkan agresivitas semata, tetapi memadukan pengalaman, kontrol, dan perhitungan matang di setiap tikungan.