Dominasi Gregoria makin terasa saat ia menjauhkan skor menjadi 16-8. Serangan terstruktur dari sisi dan net membuat lawan kewalahan.
Akhirnya, gim kedua ditutup dengan skor 21-14, memastikan tiket perempat final bagi tunggal putri Indonesia. Kemenangan ini jadi bukti konsistensi Gregoria dalam turnamen tingkat Super 1000.
Selanjutnya, Gregoria bakal menghadapi tantangan baru di perempat final, yakni pemain tuan rumah, pemenang laga antara Han Yue dan Han Qian Xi. Pertandingan ini bakal jadi fase penentu apakah dirinya bisa lanjutkan tren positif di China Open 2025.