Memasuki gim kedua, Kunlavut tampil semakin percaya diri. Tunggal putra Thailand itu langsung memberikan tekanan dan mampu membuka keunggulan cukup jauh dengan skor 7-1.
Jonatan masih berusaha mengimbangi permainan Kunlavut. Namun, perolehan angka wakil Indonesia tersebut belum mampu mengejar ketertinggalan yang semakin melebar.
Kunlavut terus menjaga keunggulannya hingga Jonatan berada dalam posisi tertinggal 9-15. Situasi tersebut membuat Jonatan membutuhkan rangkaian poin untuk kembali membuka peluang memperpanjang pertandingan.
Namun, Kunlavut tetap mampu mengendalikan permainan hingga akhir gim kedua. Jonatan akhirnya kembali kalah dengan skor 14-21.
Kekalahan dua gim langsung itu memastikan Kunlavut menyumbangkan angka pertama untuk Thailand. Indonesia pun harus mengejar ketertinggalan 0-1 dalam pertandingan semifinal bulu tangkis beregu putra Asian Games 2026.
Jonatan sudah memberikan perlawanan, tetapi Kunlavut tampil lebih efektif dalam mengamankan poin-poin penting. Hasil akhir 17-21 dan 14-21 menjadi penentu awal duel Indonesia kontra Thailand di semifinal.