Memasuki gim kedua, Jonatan mencoba meningkatkan agresivitasnya. Pukulan menyilang serta smash keras menjadi senjata Jojo untuk memberikan tekanan kepada Shi Yu Qi.
Perubahan permainan tersebut sempat membuahkan hasil. Jonatan bahkan mampu membangun keunggulan hingga empat poin atas Shi Yu Qi. Namun, keunggulan itu tidak bertahan sampai penghujung gim.
Shi Yu Qi perlahan mengejar dan akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 17-17. Setelah itu, kedua pemain terlibat jual beli serangan dalam perebutan angka-angka akhir.
Jonatan berusaha mempertahankan peluang untuk memaksakan gim ketiga. Namun, Shi Yu Qi tampil lebih efektif pada momen krusial dan akhirnya mengamankan gim kedua dengan skor 21-18.
Hasil tersebut membuat Jonatan Christie harus menerima kekalahan dua gim langsung dari Shi Yu Qi. Indonesia pun mengawali final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan ketertinggalan 0-1 dari China.