Upaya mengejar poin dilanjutkan melalui ganda putri Halifia Usni Pratiwi/Aurelia S. Putri yang berhadapan dengan Phattharin A./Sarisa Janpeng. Chemistry Halifia/Aurelia belum cukup untuk membalikkan keadaan, Indonesia kembali tertinggal 37-44.
Penentuan gim pertama berada di tangan tunggal putra Radithya B. Wardhana melawan P. Prempunpong. Radithya berusaha menekan, namun Thailand lebih efektif dalam pengumpulan angka dan menutup gim pertama dengan skor 55-48.
Memasuki gim kedua, situasi belum berpihak kepada Indonesia. Faizal/Anju kembali turun, tetapi kali ini mereka kesulitan mengimbangi permainan Karnnithiwat/Lhothong. Thailand langsung unggul jauh 11-4.
Tunggal putri Jolin Angelia kemudian diturunkan menghadapi Anyapat P. Jolin berjuang menjaga asa, namun Thailand lebih dulu mencapai batas poin dan membuat Indonesia tertinggal 19-22.
Ganda campuran Raihan/Atresia kembali berusaha memangkas jarak saat menghadapi Karnnithiwat/Sunisa Lekjura. Tekanan terus diberikan, tetapi Thailand tetap unggul 33-30 dan menjaga keunggulan agregat.
Harapan sempat muncul saat Halifia/Aurelia tampil lebih rapi pada gim kedua. Namun, Phattharin/Sarisa kembali menunjukkan konsistensi, Indonesia masih tertinggal 39-44.
Laga terakhir kembali bergantung pada Radithya B. Wardhana. Tunggal putra Indonesia tersebut berusaha tampil maksimal, tetapi Prempunpong lebih tenang di momen krusial. Thailand menutup gim kedua dengan skor 56-49, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 dan tiket ke semifinal.