Momen paling menentukan terjadi pada penghujung gim pertama. Tiwi/Fadia berada dalam posisi sulit setelah tertinggal lima angka, tetapi berhasil membalikkan situasi tanpa mengubah pola permainan secara drastis.
"Tadi kami sempat tertinggal 14-19 di gim pertama tapi kami bisa meraih 7 poin beruntun. Tidak ada yang diubah, kami coba lebih mengingatkan dan meyakinkan satu sama lain saja serta lebih percaya diri. Jaga komunikasi dan berikan yang terbaik," kata Fadia.
Fadia mengungkapkan tekanan juga datang dari hasil kurang memuaskan pada turnamen-turnamen sebelumnya. Situasi tersebut sempat memengaruhi permainan mereka pada awal pertandingan.
"Di awal kami cukup tertekan karena ada kepikiran juga hasil turnamen-turnamen sebelumnya kurang baik jadi ada tekanan sendiri," ungkapnya.
Keberhasilan merebut gim pertama membuat Tiwi/Fadia bermain dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Mereka mampu mempertahankan cara mendapatkan poin yang terbukti efektif hingga akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-14.