Menjelang akhir babak pertama, keunggulan tuan momentum kembali bertambah. Berawal dari kesalahan pemain Cosmo JNE Jakarta, Samuel Eko berdiri bebas dan melepaskan tembakan akurat yang mengubah skor menjadi 2-0. Tidak ada gol tambahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Cosmo JNE Jakarta tampil lebih berani. Mereka tetap mengandalkan umpan silang panjang untuk membongkar pertahanan lawan, namun strategi tersebut justru membuka celah.
Pada menit ke-24, Iqbal Iskandar memotong aliran bola dan mengirim umpan pendek yang diselesaikan sempurna oleh Rian Gomez. Gol kedua Gomez membawa Bintang Timur Surabaya unggul 3-0.
Keunggulan besar tidak membuat sang juara bertahan mengendurkan tekanan. Dua menit berselang, Samuel Eko kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras dari jarak dekat, memperlebar skor menjadi 4-0.
Cosmo JNE Jakarta akhirnya mampu membalas. Reza Gunawan mencetak gol melalui sepakan mendatar yang memperkecil ketertinggalan. Tekanan berlanjut hingga Andi Umayyah menambah satu gol pada menit ke-35.
Meski terus ditekan pada sisa waktu pertandingan, Bintang Timur Surabaya mampu menjaga organisasi pertahanan dengan disiplin. Upaya Cosmo JNE Jakarta untuk mengejar skor tidak membuahkan hasil hingga laga usai.
Skor 4-2 menutup Game 1 Grand Final PFL 2025-2026. Kedua tim dijadwalkan kembali bertemu pada leg kedua yang berlangsung Minggu (14/6/2026), dengan Bintang Timur Surabaya membawa modal penting menuju laga penentuan.