Smes menyilang menjadi salah satu pukulan paling efektif dalam membongkar pertahanan Jeon. Anthony terus memanfaatkan variasi serangan untuk mempertahankan keunggulannya.
Jeon berusaha memberikan perlawanan, tetapi Anthony tetap mampu memimpin 11-8 saat interval gim kedua. Persaingan kemudian berlangsung lebih ketat setelah pertandingan dilanjutkan.
Wakil tuan rumah beberapa kali berhasil menyamakan kedudukan. Situasi tersebut membuat Anthony harus bekerja lebih keras untuk mengamankan kemenangan.
Namun, Anthony mampu mengembalikan kendali permainan ketika gim kedua memasuki fase akhir. Dia tampil lebih efektif dalam menyelesaikan serangan dan kembali menjauh dari kejaran Jeon.
Anthony akhirnya menuntaskan perlawanan Jeon dengan skor 21-15 pada gim kedua. Kemenangan dua gim langsung tersebut memastikan langkah tunggal putra Indonesia itu menuju babak 16 besar Korea Open 2026.
Hasil ini sekaligus memperpanjang perjalanan Anthony di turnamen yang berlangsung di Yeosu. Dia berhasil melewati rintangan pertama tanpa kehilangan satu gim.