Setelah itu, Raymond/Joaquin mulai menemukan ritme permainan. Dia menyebut adaptasi cepat terhadap pola lawan menjadi faktor krusial dalam membalikkan keadaan.
“Kami juga sudah antisipasi pukulan-pukulan mereka. Dan ya puji Tuhan itu berjalan dengan lancar maupun dari set satu sampai ke set kedua,” tambahnya.
Keberhasilan membaca permainan lawan membuat Raymond/Joaquin tampil lebih percaya diri hingga mampu mengontrol jalannya pertandingan sampai akhir.
Kemenangan ini mengantar mereka ke partai puncak Indonesia Masters 2026. Raymond/Joaquin kini berada satu langkah dari gelar juara di hadapan publik Istora Senayan.
Pada laga final, Raymond/Joaquin akan menghadapi pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Secara head to head pasangan Indonesia unggul 1-0.
Keduanya pernah bertemu di semifinal Australian Open 2025. Raymond/Joaquin kala itu menang dua gim langsung 21-15, 21-15.