Dia menilai Yudha dan Prastawa layak menjadi kapten karena performa mereka yang sedang menanjak dalam beberapa waktu terakhir.
“Meskipun Prastawa secara usia lebih senior dari Yudha, tapi kita lihat baik di tim nasional kemarin di Thailand, statistik di musim ini, dan meskipun Prastawa tahun ini datang dari bangku cadangan. Tapi secara keseluruhan statistiknya sangat baik dan kita lihat fansnya juga cukup banyak,” ujar dia.
IBL All-Star 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan basket, tetapi juga berbagai hiburan tambahan. Event ini dirancang menjadi festival olahraga dan hiburan.
Bandung dipilih sebagai lokasi karena dikenal sebagai kota dengan kreativitas tinggi, terutama di kalangan anak muda.
“Di Bandung terkenal dengan kota yang sarat kreativitas, jadi banyak musisi dan inovasi anak muda. Di luar itu akan ada beberapa tamu kejutan yang akan diumumkan hingga setelah Lebaran,” kata dia.
Dengan konsep tersebut, IBL berharap IBL All-Star 2026 bisa memberikan pengalaman berbeda sekaligus meningkatkan popularitas basket di Indonesia.