Indonesia Gagal di Kejuaraan Beregu Asia 2023, Rionny Mainaky Sebut Pemain Kurang Nekat dan Berani

Quadiliba Al-Farabi
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Instagram/@badminton.ina)

Tak hanya itu, tekad kuat dan keberanian juga tak bisa diandalkan jika tanpa kecerdasan dalam bermain. Salah satunya soal kecerdasan beradaptasi dengan lapangan yang turut disorot.

“Tetapi tak hanya nekat dan berani di lapangan. Pemain kita juga harus bisa mengatasinya dengan bermain lebih pintar dan cerdik,” tandasnya.

Rionny menyebutkan, proses adaptasi dengan lapangan dari anak asuhnya juga sangat lemah. Hal itu membuat teknik-teknik mereka yang sejatinya jaub lebih unggul, justru melempem.

Kendati kalah, masih ada waktu bagi skuad Merah-Putih mengevaluasi diri. Mereka masih bisa unjuk gigi dalam ajang beregu lainnya yakni Piala Sudirman 2023 pada 14 - 21 Mei mendatang di Suzhou, China.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Ranking 7 Dunia, Putri KW Usung Target Besar di Asian Games 2026

3 bulan lalu

Taufik Hidayat Beri Bocoran Pelatih Baru Ganda Campuran PBSI, Diumumkan Pekan Depan?

3 bulan lalu

PBSI Berpisah dengan Rionny Mainaky, Kandidat Pelatih Ganda Campuran Baru Sudah Dikantongi

3 bulan lalu

Hasil Taipei Open 2026: Ni Kadek Dhinda Tumbangkan Wakil India, Pastikan Tiket 16 Besar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal