Indonesia Tanpa Gelar di All England 2025, PBSI Beri Respons Mengejutkan

Andika Rachmansyah
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. (Foto: PBSI)

“Tentunya kita tetap harus apresiasi dan evaluasi apa yang menjadi kekurangan dan harus diperbaiki oleh pelatih untuk kedepannya,” kata Eng Hian dalam keterangan resmi PBSI, Senin (17/3/2025). 

Eng Hian juga mengungkapkan kalau hasil yang didapat pada sektor lain tidak sesuai harapan. Namun begitu, dia tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para wakil Indonesia.

“Dan untuk sektor yang lainnya, walaupun hasilnya belum sesuai yang kita harapkan tetapi perjuangan dan tentunya proses progres atlet-atlet kita ini juga tidak mengecewakan,” tuturnya.

“Kita patut memberikan apresiasi untuk semua hasil yang dicapai dan kerja keras mereka, lawan juga tidak mudah mengalahkan mereka,” Eng Hian menjelaskan.

Setelah All England, tur Eropa akan berlanjut ke Swiss Open 2025. Turnamen BWF level Super 300 itu akan berlangsung di St.Jakobshalle, Basel, Swiss, pada tanggal 18-23 Maret 2025.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
10 jam lalu

Komentar Haru Fajar/Fikri usai Juara China Open 2026, Singgung Kegagalan di Indonesia Open

21 jam lalu

Fajar/Fikri Juara China Open 2026! Tumbangkan Ranking 1 Dunia, Samai Rekor The Minions

1 hari lalu

Fajar/Fikri Selangkah dari Rekor Langka, Bisa Susul 3 Legenda Indonesia di China Open 2026

2 hari lalu

Fajar/Fikri Siap Hadapi Tuan Rumah di Semifinal China Open 2026, Tiket Final Jadi Taruhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal