“Di gim pertama sudah mencoba untuk mengikuti ritme permainan dia dan beberapa kali tadi juga sempat bisa untuk menyamakan kedudukan, tapi hari ini banyak melakukan kesalahan sendiri yang membuat dia motivasinya kembali dengan lebih semangat. Padahal tadi sudah bisa take over poinnya,” tuturnya.
Jonatan menyayangkan lepasnya momentum di gim pertama yang seharusnya bisa menjadi titik balik. Dia mengakui tidak mudah menjaga konsistensi dalam kondisi pertandingan yang ketat.
“Disayangkan memang di gim pertama harusnya itu modal yang cukup bagus. Tapi ketika lepas, momentumnya itu yang harus dibangun lagi dan tidak mudah dengan kondisi yang ada juga. Selain itu, Christo juga bermain cukup baik hari ini, dari defense-nya, dari lebih sabarnya juga,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, dia menyampaikan permintaan maaf karena gagal memberikan poin untuk tim Indonesia di laga penting tersebut.
“Saya minta maaf karena tidak bisa memberikan poin untuk tim Indonesia,” ungkapnya.