Jafar/Felisha Cetak Sejarah di China Open 2025: Dari Debut hingga Tembus Semifinal

Bagas Abdiel Kharis Theo
Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. (Foto: PBSI)

“Di gim pertama kami bisa terus menurunkan bola untuk dapat poin, lawan juga belum nyaman mainnya jadi kami bisa mendominasi,” jelas Jafar.

Kondisi berubah di gim kedua, di mana Tang/Tse berhasil membalikkan keadaan. 

“Kami tertinggal tapi bisa mengejar, sayang di poin-poin akhir kami kalah kesiapan. Mereka bisa lebih masuk mainnya,” tambah Jafar. 

Meski demikian, kegagalan di gim kedua menjadi pelajaran berharga bagi mereka. Strategi di gim penentu pun disusun matang. 

“Masuk di gim penentuan itu, sebelum interval mindset kami coba balikin bagaimana main di gim pertama yang bisa nyaman lalu setelah interval kami belajar dari gim kedua,” kata Felisha. 

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
9 hari lalu

Hasil Asian Games 2026: Amri/Nita Tembus Final usai Gulingkan Unggulan China

11 hari lalu

Duet Baru PBSI Jafar/Rinjani Langsung Tancap Gas, 3 Turnamen Jadi Ajang Pembuktian

19 hari lalu

Dejan Ferdinansyah Ganti Pasangan 4 Kali di Pelatnas, Kejar Kebangkitan Bersama Felisha

21 hari lalu

Dejan/Felisha Lapar Gelar! Duet Baru Indonesia Langsung Bidik 2 Turnamen Super 750

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal