Janice Tjen Akhiri Penantian 22 Tahun Indonesia di Wimbledon

Abdul Haris
Petenis Indonesia, Janice Tjen. (Foto: IG @janicetjen)


Sejarah Baru Tenis Indonesia di Wimbledon

Sebelum Janice, Angelique Widjaja menjadi petenis tunggal putri Indonesia terakhir yang tampil di babak utama Wimbledon pada 2004. Saat itu, Angelique berhasil melewati tiga laga kualifikasi sebelum terhenti di babak pertama.

Angelique harus mengakui keunggulan Meilen Tu dari Amerika Serikat dengan skor 2-6, 1-6 dalam laga pembuka babak utama.

Kini, dua dekade lebih berselang, Janice Tjen berhasil memutus penantian panjang tersebut dengan kemenangan yang langsung mengangkat namanya di panggung dunia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir ikut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Dia menyebut kemenangan Janice sebagai tonggak sejarah baru tenis Indonesia di level Grand Slam.

“Setelah penantian 22 tahun, Indonesia kembali mencatat sejarah di Grand Slam Wimbledon. Janice Tjen menjadi petenis tunggal putri Indonesia pertama dalam 22 tahun yang meraih kemenangan di babak utama Wimbledon,” ujar Erick melalui media sosialnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
1 hari lalu

Janice Tjen Nyaris Tembus Final DC Open 2026, Kalah Dramatis di Set Penentuan

2 hari lalu

Alasan Erick Thohir Dukung Penjualan Hak Komersial Piala Dunia, Demi Sepak Bola Indonesia

2 hari lalu

Erick Thohir Dukung Penjualan Hak Komersial Piala Dunia, Berseberangan dengan UEFA

3 hari lalu

Janice Tjen Bangkit Dramatis, Sapu Super Tie-Break 10-0 demi Tiket Semifinal DC Open 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal