Pencapaian Janice Tjen menempatkannya sejajar dengan legenda tenis Indonesia, Yayuk Basuki. Sebelumnya, Yayuk menjadi satu-satunya petenis Indonesia yang mampu menembus Top 50 dunia dengan peringkat tertinggi No.19 pada 1997.
Prestasi Yayuk Basuki pada era tersebut juga diiringi pencapaian perempat final Wimbledon, yang menjadi hasil terbaiknya di ajang Grand Slam. Kini, Janice Tjen membuka kembali harapan kebangkitan tenis Indonesia di level global.
Kesuksesan Janice Tjen di Australian Open tidak datang secara instan. Pada November lalu, dia lebih dulu meraih gelar WTA pertama dalam kariernya di Chennai, yang menjadi fondasi penting menuju performa konsisten di level tertinggi.
Dengan usia yang masih 23 tahun, Janice Tjen kini berada pada fase krusial dalam karier profesionalnya. Masuknya dia ke Top 50 dunia menjadi tonggak penting sekaligus capaian terbesar tenis Indonesia dalam beberapa dekade terakhir.