Keberhasilan di sektor ganda berbanding terbalik dengan hasil Janice di nomor tunggal. Petenis berusia 23 tahun itu tersingkir di babak pertama usai kalah dari unggulan ketiga asal Amerika Serikat, Iva Jovic.
Meski demikian, performa Janice di ganda menunjukkan tren positif. Dia memiliki rekam jejak impresif bersama Piter sejak musim lalu.
Pada Oktober 2025, Janice dan Piter meraih gelar WTA 250 Guangzhou di China. Trofi tersebut menjadi gelar ganda WTA pertama dalam karier Janice.
Petenis kelahiran Jakarta itu kemudian menambah koleksi prestasi pada November 2025. Dia meraih gelar ganda bersama Aldila Sutjiadi di Chennai Open, sekaligus mengamankan gelar tunggal pertamanya di ajang WTA 250.
Dengan konsistensi di sektor ganda, Janice Tjen terus mengibarkan bendera Indonesia di level tenis dunia dan menjaga peluang meraih gelar di Hobart International 2026.