Bagi Wilda, gelar ini membuatnya sebagai pevoli putri dengan titel juara Proliga terbanyak di Indonesia. Wilda mengoleksi 7 titel juara Proliga dari 10 kali final yang dilakoni.
Hebatnya lagi, tujuh titel tersebut didapat pemain berusia 29 tahun itu dalam delapan musim terakhir di mana dia hanya gagal juara pada Proliga 2018 bersama Bandung Bank BJB. Selain itu, Wilda selalu juara dengan Jakarta Elektrik PLN (2015, 2016, 2017), Jakarta PGN Popsivo (2019), Bandung BJB Tandamata (2022, 2023) dan Jakarta BIN (2024).
Oleh karena itu, banyak pecinta voli menyebutnya jimat jika ingin menjadi juara Proliga. Namun ternyata, dia kurang senang dengan anggapan itu.
“Sebenarnya aku kesel banget kalo orang-orag ngomongin itu karena aku enggak main sendirian, aku main sama temen-temen, aku juga main sama orang-orang hebat. Jadi kalo orang giring opini kayak gitu, aku ikut sakit hati karena temen-temen aku jadi enggak kelirik karena kita sebenarnya bener-bener main bareng,” jelas pemain kelahiran Bandung itu.