Menurut Jupri, semakin banyak atlet potensial yang muncul, semakin besar pula pilihan bagi federasi dalam menyiapkan kekuatan Indonesia untuk berbagai kompetisi internasional. Turnamen ini pun menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
Rangkaian Mandiri Merdeka Master 2026 dimulai melalui kompetisi show jumping pada 6–9 Agustus 2026. Setelah itu, persaingan berlanjut melalui nomor dressage pada 14–16 Agustus 2026.
Nomor show jumping diikuti 268 atlet berkuda dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka akan bersaing dalam berbagai kelas dengan total sekitar 1.250 entries.
Sementara itu, kompetisi dressage diproyeksikan menghadirkan sekitar 400 entries. Jumlah tersebut memperlihatkan besarnya minat peserta terhadap ajang berkuda yang digelar di Bekasi tersebut.
Selain aspek prestasi, penyelenggara juga menaruh perhatian terhadap keselamatan atlet dan kesejahteraan kuda. Dokter hewan berkuda berlisensi FEI (Federation Equestre Internationale) di Indonesia, Ade Octaviani, menilai olahraga berkuda memiliki karakter berbeda dibandingkan cabang olahraga lainnya.