Jokowi Minta Kevin/Marcus Raih Medali Emas di Asian Games 2018

Randu Dahlia
(Kiri ke kanan) Menpora Imam Nahrawi, Kevin Sanjaya, Presiden Joko Widodo, dan Marcus Gideon, berfoto bersama di Istana Merdeka, Senin (4/3/2018) siang. (Foto: http://setkab.go.id)

JAKARTA, iNews.id – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya/Marcus Gideon mendapat kehormatan diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/4) siang.

Dalam jamuan singkat itu, presiden mengapresiasi prestasi keduanya dalam mempertahankan trofi All England 2018. Jokowi juga meminta duet berjuluk Minions itu meraih medali emas pada Asian Games 2018 di Indonesia, Agustus mendatang.

Dengan rendah hati, Kevin menyatakan siap memenuhi harapan orang nomor 1 di negeri ini tersebut untuk mengumandangkan Indonesia Raya di multievent itu.

“Bapak Presiden titip gelar Asian Games, beliau menambah motivasi untuk kami. Kami harus optimistis tapi enggak perlu berlebihan. Targetnya kami mau emas. Untuk lawan tersulit, Jepang, China, Korea Selatan semua cukup merata sih,” ujar Kevin kepada iNews.id.

Selain itu, menurut penjelasan Menpora, Presiden sempat bertanya hal-hal yang dilakukan di Pelatnas asal masing-masing, karena Kevin berasal dari Djarum kemudian Marcus dari Tangkas.

“Tadi ditanyakan bagaimana proses latihannya, sampai kemudian bisa masuk di Pelatnas, bahkan tadi sempat ditanyakan beberapa negara pesaing atau bulu tangkis di Asia yang nanti akan jadi pesaing di ajang Asian Games 2018,” kata Menpora.

Menurut Menpora, ada hal lain yang menjadi pikiran Presiden, yaitu keterlibatan pada dunia usaha, karena pada cabang bulu tangkis ini betul-betul memberikan prestasi, berkat dukungan dari dunia swasta yang luar biasa besar.

Presiden, lanjut Menpora, mengharapkan dunia usaha yang lain juga harus mengambil peran masing-masing cabang olahraga, karena kalau sudah ambil peran-peran itu, maka tentu soal sponsor, pembinaan sampai fasilitas akan terpenuhi dengan baik.

“Pemerintah tidak bisa jalan sendiri, masih memerlukan partisipasi pihak swasta agar para atlet mampu meraih prestasi di tingkat internasional. Bulu tangkis bisa kasih prestasi karena dukungan swasta besar. Mestinya dunia usaha lain juga harus ambil peran masing-masing cabang olah raga,” ujar Imam.

“Ini tentu stressing presiden tidak hanya dunia usaha, BUMN juga harus jadi bapak asuh untuk olah raga. Tidak ada pilihan lain kecuali kita angkat mereka jadi bapak asuh. Itu pasti. Dalam konteks pembinaan dan penyiapan infrastruktur memang belum banyak. Saya kira pemerintah tidak bisa jalan sendiri, tidak ada prestasi tanpa partisipasi,” Imam melanjutkan.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Indonesia International Open 2026 Sukses Besar! Kevin Sanjaya Soroti Final Dramatis

8 bulan lalu

Kevin Sanjaya Jajal Kehebatan Efren Reyes dan Bustamante: Pukulannya di Luar Nalar

10 bulan lalu

Liliana Tanoesoedibjo, Warren dan Kevin Sanjaya Resmi Buka Turnamen Biliar MNC Sports Competition 2025

12 bulan lalu

Kevin Sanjaya Bangga SVB Puji-Puji PBC Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal