Jorge Martin saat ini masih menjalani proses pemulihan cedera. Dia mengakui situasi tersebut tidak mudah, terutama saat keinginan kembali ke lintasan belum sejalan dengan kondisi tubuh.
“Saya sudah tidak sabar untuk memulai. Musim dingin ini sulit, saya harus memperbaiki beberapa bagian tubuh. Saya ingin sudah berada dalam mode balap dan latihan penuh, tapi kenyataannya berbeda,” kata Martin, dikutip dari Motosan, Minggu (1/2/2026).
Dia menilai pengalaman pahit musim lalu memberi pelajaran penting. Jorge Martin kini lebih berhati-hati dalam mengelola kondisi fisik agar tidak mengulang kesalahan serupa.
“Pelajaran yang saya dapat tahun ini adalah jangan memaksakan lebih dari yang seharusnya. Sekarang tugas saya adalah pulih dan tiba di balapan pertama dalam kondisi terbaik,” sambungnya.
Pembalap berjuluk Martinator itu menolak larut dalam kegagalan MotoGP 2025. Dia menegaskan fokus sepenuhnya tertuju pada musim baru dengan semangat berbeda.
“Yang penting, 2025 sudah berlalu. Kita belajar darinya, tapi fokusnya sekarang adalah 2026. Saya sangat yakin ini akan menjadi tahun kebangkitan saya, jadi kita gas habis,” tutup Martin.
Keyakinan tersebut menjadi sinyal kuat kesiapan Jorge Martin menghadapi MotoGP 2026, sekaligus harapan besar Aprilia Racing menatap persaingan papan atas.