Pada nomor ganda putri, gelar berhasil diamankan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Mereka berhasil rekannya yang merupakan unggulan pertama, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dengan dua set langsung 21-18 dan 21-16.
Lalu pada nomor ganda campuran, Yuta Watanabe/Arisa Higashino sukses mengamankan gelar. Mereka mengandaskan rekannya yang membuat kejutan di turnamen ini, Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo dengan skor 21-14 dan 21-13.
Pada nomor tunggal putra, Lee Zii Jia sukses menaklukkan Viktor Axelsen untuk memenangkan gelar All England. Lewat pertarungan sengit, Lee menang dengan skor 30-29, 20-22, dan 21-9. Lee pun menjadi pemain tunggal putra Malaysia kedua yang memenangkan All England di era Superseries setelah Lee Chong Wei.
Terlepas dari itu, keberhasilan Jepang dalam mendominasi gelaran All England 2021 pun sangat membanggakan. Bahkan pebulut tangkisnya yakni Yuta Watanabe berhasil membuat rekor.
Pemain berusia 23 tahun itu berhasil menyamai rekor pemain Korea Kim Dong Moon yang menjuarai All England di dua nomor berbeda yakni ganda putra dan ganda campuran. Kim Dong Moon pun melakukan hal tersebut pada 2000 dan 2002.
Hasil lengkap final All England 2021:
Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) 21-15, 17-21, 21-11 Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang)
Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Jepang) 21-18, 21-16 Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang)
Nozomi Okuhara (Jepang) 21-12, 21-16 Portpawee Chochuwong (Thailand)
Lee Zii Jia (Malaysia) 30-29, 20-22, 21-9 Victor Axelsen (Denmark)
Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) 21-14, 21-13 Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo (Jepang)