Pada babak perempat final, Coki kembali tampil kuat dengan mengalahkan karateka Makau, Lei Hong Kio, dengan skor 8-5. Setelah terhenti di semifinal, dia bangkit dan memastikan perunggu lewat kemenangan atas Hafezan Marissa.
Sebelum berangkat ke Jepang, Coki tidak memasang target warna medali tertentu. Dia hanya ingin memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang medali dari Asian Games terakhirnya.
Di akhir perjuangannya, Coki menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, pelatih, Semeton Karate Bali, PB Forki, hingga seluruh Tim Indonesia yang memberikan dukungan selama bertanding di Aichi-Nagoya.
"Terima kasih juga untuk Tim Indonesia, CdM, sudah support kami, mengakomodir segala hal yang kami perlukan untuk bisa tampil maksimal mungkin di Aichi-Nagoya," ucap Coki.
Medali perunggu ini menjadi penutup perjalanan panjang Coki Sanistyrani di Asian Games. Dia meninggalkan panggung tersebut dengan pencapaian dan pesan penting bagi para penerus karate Indonesia.