Dengan demikian, Evi berhasil mempertajam rekor tersebut sebesar 0,05 detik. Prestasi ini menjadi pencapaian penting bagi atlet Indonesia yang tampil di nomor lari 100 meter putri pada kompetisi di Nagoya.
Medali emas Evi menambah koleksi kemenangan Kontingen Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Sebelum keberhasilan tersebut, Merah Putih telah mengumpulkan empat medali emas dari cabang olahraga para renang, para sepeda, dan para atletik.
Maulana Rifky Yavianda menjadi salah satu penyumbang emas Indonesia melalui cabang para renang. Dia telah mempersembahkan dua medali emas bagi kontingen Merah Putih.
Sementara itu, Muhammad Fadli Imammuddin menyumbangkan medali emas dari cabang para sepeda. Satu medali emas lainnya diraih atlet para atletik I Kadek Dwi Purwana Yasa.
Keberhasilan Evi membuat total koleksi emas Indonesia bertambah menjadi lima keping. Hasil ini sekaligus memperkuat kontribusi cabang para atletik dalam perolehan medali Merah Putih di kompetisi tersebut.