Mantan jawara UFC Khabib Nurmagomedov membandingkan rival abadi Conor McGregor dengan klub kesayangannya Real Madrid. (Foto: Bleacher Report)
Reynaldi Hermawan

DAGESTAN, iNews.id - Mantan jawara UFC Khabib Nurmagomedov membandingkan rival abadi Conor McGregor dengan klub kesayangannya Real Madrid. Apa maksudnya?

Khabib menilai era keemasan McGregor sudah habis. The Notorious sudah tak sejago dulu lagi.

Tentu Khabib punya alasan kuat di balik ungkapan tersebut. Atlet muslim Rusia itu melihat McGregor kini loyo usai comeback dari pensiun.

McGregor bulan lalu kalah TKO dari Dustin Poirier pada UFC 258 di Abu Dhabi. Itu pertama kalinya The Notorious dibikin KO lawan sepanjang kariernya di dunia MMA.

Dari situ Khabib menyimpulkan era kejayaan McGregor telah tamat. The Notorious tak akan lagi bisa menemukan momen kebangkitan seperti yang dilakukan Madrid di dunia sepak bola.

Klub Ibu Kota Spanyol itu sempat meredup setelah juara Liga Champions kesembilan pada 2002. Tapi Los Blancos bangkit setelah satu dekade terlewati. Mereka langsung merengkuh empat trofi Si Kuping Besar sekaligus periode 2014, 2016, 2017 dan 2018.

"Tidak pernah. Tidak mungkin seorang pria bisa berada di puncak sebanyak dua kali. Saya tidak (hanya) membicarakan tentang Conor. Yang saya maksud adalah, seorang pria tidak bisa memiliki dua bilangan prima," kata Khabib dikutip dari MMA Mania, Senin (22/2/2021).

"Sebuah tim bisa melakukannya. Contohnya, Real Madrid bisa melakukannya. Tim bisa melakukan ini. Tapi kita sedang membicarakan atlet perorangan. Satu orang, sendirian, tidak dapat memiliki ini (era kejayaan dua kali)," ujarnya.

Ini bukan kali pertama Khabib memprediksi masa depan lawannya. Sebelumnya dia juga pernah mengatakan era keemasan Tony Ferguson sudah habis setelah dikalahkan Justin Gaethje pada UFC 249, Mei 2020.

Bagaimana, Anda setuju dengan pendapat Khabib?



Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT