Safety Car kembali dikerahkan pada putaran ke-59 setelah pembalap muda Inggris, Arvid Lindblad, mengalami kecelakaan dan tidak bisa melanjutkan lomba.
Setelah balapan dimulai kembali, Verstappen mampu mempertahankan posisinya. Hamilton yang berada di urutan kedua terus membuntuti pembalap Red Bull tersebut, sementara Antonelli menjaga posisi ketiga hingga garis finis.
Verstappen akhirnya memenangi GP Meksiko, disusul Hamilton di posisi kedua dan Antonelli di urutan ketiga. Meski tidak menjadi pemenang balapan, hasil tersebut cukup bagi Antonelli untuk mengunci gelar juara dunia F1 2026.
Podium bersama dua juara dunia senior itu menjadi penanda lahirnya era baru di Formula 1. Pada usia 20 tahun, Antonelli resmi menempatkan namanya dalam sejarah sebagai juara dunia termuda dan pembalap Italia pertama yang meraih gelar sejak 1953.