JAKARTA, iNews.id – Kisah Jasmine Azzahra Setyobudi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bukan sekadar tentang medali perungguBMX Racing. Di balik keberhasilannya naik podium, atlet Indonesia itu harus melewati perjalanan panjang dengan cedera yang menguji mental dan fisiknya.
Jasmine tampil di Nagoya Velodrome BMX Race Course, Jepang, Senin (28/9/2026). Dia berhasil finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 34,932 detik dan mempersembahkan medali perunggu untuk kontingen Indonesia.
Bagi Jasmine, medali tersebut memiliki arti besar. Sebab, dia tidak datang ke Asian Games 2026 dalam kondisi terbaik. Tubuhnya masih dalam proses pemulihan setelah mengalami beberapa cedera sepanjang persiapan menuju ajang tersebut.
Perjuangan Jasmine dimulai saat dia harus menjalani operasi bahu pada akhir 2025. Tepat pada 31 Desember 2025, dia masuk ruang operasi dan harus menepi dari lintasan BMX.
Setelah proses pemulihan berjalan, Jasmine baru kembali berlatih di trek pada 1 April 2026. Namun, perjuangannya kembali mendapat ujian ketika dia mengalami kecelakaan saat latihan.