Ganda legendaris China, Cai Yun sebut lawan dengan pukulan mematikan. Dia adalah pembunuh berdarah dingin asal Indonesia. (Foto: Getty Images)
Reynaldi Hermawan

JAKARTA, iNews.id – Ganda legendaris China, Cai Yun sebut lawan dengan pukulan mematikan. Dia adalah pembunuh berdarah dingin asal Indonesia, Hendra Setiawan.

Cai Yun merupakan mantan ganda putra nomor satu dunia bersama rekannya Fu Haifeng. Mereka dijuluki Tembok Besar China karena sangat sulit dikalahkan.

Prestasi paling membanggakan tentu saat meraih medali emas Olimpiade London 2012. Kala itu mereka mengalahkan duo Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-16, 21-15.

Untuk menjadi nomor satu, Cai Yun sudah menghadapi banyak pebulu tangkus hebat. Tapi cuma Hendra Setiawan yang bikin dirinya stres.

Cai Yun berulang kali jumpa Hendra baik saat masih berpasangan dengan Markis Kido ataupun Mohammad Ahsan. Dia dan Fu Haifeng sempat dikalahkan Hendra/Kido pada perebutan medali emas Olimpiade Beijing 2008.

Pria yang kini berusia 41 tahun itu mengaku selalu kesulitan jika menghadapi Hendra Setiawan lantaran punya ekspresi wajah datar. Namun pukulannya selalu mematikan dan sulit untuk ditebak.

“Hendra bagaikan pembunuh berdarah dingin. Di lapangan, dia pandai menyembunyikan niat sesungguhnya, lalu tiba-tiba dengan cepat dan keras mengeluarkan pukulan mematikan,” kata Cai dikutip dari laman Badminton Talk, Minggu (31/10/2021).

“Dia membuat Anda mati dengan tidak memahami mengapa bisa mati. Melawan Hendra sangat memeras otak. Karena dia tidak akan menunjukkan ekspresi apapun meski Anda mengeluarkan pukulan yang indah. Tapi jika berpikir permainan dia kendor, itu tandanya Anda sudah dekat dengan kekalahan,” ujarnya.

Cai Yun sendiri pensiun pada 2016 setelah 19 tahun berkarier di dunia tepok bulu. Namun dia tak meninggalkan begitu saja olahraga yang sudah membesarkan namanya itu.

Legenda kelahiran Jiangsu itu masih terus mempromosikan bulutangkis. Khususnya ke kalangan muda supaya tim bulutangkis China bisa regenerasi dengan baik.

Pada Juni 2021, Cai Yun, Fu Haifeng, serta legenda China lainnya yakni Zhang Ning resmi masuk BWF Hall of Fame atas pencapaian mereka yang mengagumkan di dunia bulu tangkis.


Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT