Schwantz juga menyoroti perbedaan gaya balap Bagnaia dengan rekan setimnya, Marc Marquez. Menurutnya, kedua pembalap itu tidak bisa dipaksakan menggunakan setelan motor yang sama karena karakter berkendara mereka sangat berbeda.
"Anda tidak bisa memikirkan apa yang digunakan Márquez untuk melaju lebih cepat, karena apa yang dimiliki Marc mungkin tidak cocok untuk Bagnaia," ucapnya.
Schwantz menekankan bahwa Bagnaia harus menemukan setelan yang benar-benar sesuai gaya balapnya sendiri.
"Anda harus mencobanya sendiri. Rasanya seperti perjalanan panjang untuk mencapai sesuatu, tetapi saya pikir pada level itu, itulah satu-satunya cara untuk mencapainya. Dia sangat dekat dengan level itu, jadi mudah untuk memulai dengan baik," sambungnya.
Sementara itu, MotoGP 2026 akan resmi dibuka di Buriram, Thailand, dengan seri perdana berlangsung pada 27 Februari–1 Maret 2026, yang diprediksi menjadi panggung pembuktian bagi Bagnaia setelah sorotan dari Schwantz.