Memasuki gim kedua, Raymond/Joaquin mencoba mengubah pola permainan. Mereka tampil lebih berani dan sempat unggul cepat 4-1, memaksa Leo/Bagas keluar dari zona nyaman.
Leo/Bagas perlahan meningkatkan intensitas serangan. Meski sempat tertinggal 9-12, mereka tetap tenang dan fokus menjaga reli agar momentum tidak semakin menjauh.
Perlahan tekanan berbalik arah. Leo/Bagas mulai mendikte permainan, memaksa Raymond/Joaquin melakukan kesalahan sendiri pada poin-poin krusial.
Situasi ini dimanfaatkan secara maksimal. Leo/Bagas membalikkan keadaan dan mengamankan gim kedua dengan skor 21-17, sekaligus memastikan gelar juara Thailand Masters 2026.
Hasil final ini menegaskan kekuatan ganda putra Indonesia di level internasional, sekaligus mengukuhkan Leo/Bagas sebagai pasangan paling konsisten sepanjang turnamen.