"Saya rasa tidak,” kata Hernandez dikutip dari Crash, Rabu (6/5/2026).
“Dia (Marc Marquez) di Ducati, dia bahagia, dia telah menemukan kembali senyumnya," sambungnya.
Performa Marquez bersama Ducati menjadi bukti kebangkitannya. Dia bahkan berhasil meraih satu gelar juara dunia lagi setelah naik ke tim pabrikan Ducati Lenovo pada musim 2025.
Titel tersebut menjadi gelar ketujuh sepanjang kariernya di MotoGP, sekaligus mempertegas kebangkitan setelah masa sulit bersama Honda.
Di sisi lain, kontrak baru Marquez bersama Ducati memang belum diumumkan secara resmi. Prosesnya dikabarkan sudah hampir rampung dan hanya menyisakan detail administratif.
Kondisi ini sempat memicu spekulasi Honda ingin memulangkan pembalap andalannya itu. Namun, melihat situasi terkini, peluang tersebut dinilai sangat kecil.
"Saya rasa Marc tidak akan balapan sampai dia berusia 40 tahun," tutup Hernandez.
Dengan kondisi ini, masa depan Marc Marquez terlihat semakin mengarah ke Ducati. Keputusan final kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari pihak terkait.