Marc Marquez Setuju Aturan Restart MotoGP 2026, Ini Dampaknya bagi Pembalap

Abdul Haris
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: IG Ducati Corse)

Menurut Bagnaia, kini pembalap tidak lagi bisa mengandalkan push start jika mesin mati. Satu-satunya peluang adalah menjaga mesin tetap hidup.

“Kamu tidak bisa mendorong motor jika mesinnya mati sekarang. Kalau masih hidup, kamu bisa lanjut. Jadi penting untuk berusaha menjaga mesin tetap menyala,” ujar dia.

Namun, strategi tersebut membawa risiko tersendiri. Menahan motor saat terjatuh berpotensi meningkatkan cedera bagi pembalap.

Di sisi teknis, aturan ini juga bisa mendorong tim mengatur ulang sistem anti-stall agar mesin bertahan lebih lama saat motor terjatuh. Langkah tersebut tetap harus diimbangi risiko kerusakan mesin.

Dengan regulasi baru ini, MotoGP 2026 tidak hanya menuntut kecepatan, tetapi juga kecerdasan, kontrol, dan pengambilan keputusan dalam situasi krisis.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
23 jam lalu

Kontrak 2027 Dikejar Waktu, Marc Marquez Buka-bukaan soal Masa Depannya

All Sport
3 hari lalu

Trackhouse Aprilia Bikin Kejutan, Dua Livery Siap Guncang MotoGP 2026

All Sport
4 hari lalu

Yamaha Monster Energy Pilih Jakarta, Mesin V4 Siap Guncang MotoGP 2026

All Sport
5 hari lalu

Bos VR46 Blak-blakan Akui Kalah Kelas dari Gresini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal