Marc Marquez menyimpan penyesalan gagal mentas di MotoGP Mandalika 2022. Bahkan dia menyebut MotoGP Mandalika 2022 jadi balapan terburuk dalam kariernya. (foto: MPI)
Tino Satrio

AUSTIN, iNews.id- Marc Marquez menyimpan penyesalan gagal mentas di MotoGP Mandalika 2022. Bahkan dia menyebut MotoGP Mandalika 2022 jadi balapan terburuk dalam kariernya.

Marquez gagal tampil di seri MotoGP Mandalika 2022. Dia mengalami kecelakaan fatal di sesi pemanasan.

Menilik kebelakang, The Baby Alien -julukan Marquez- kesulitan menaklukan Sirkuit Mandalika dengan motor RC213V. Dia terjatuh berkali-kali di series itu.

Pertama Marquez terjatuh sesi latihan bebas. Dia kembali tersungkur ketika melakoni kualifikasi. Dan yang terparah, dia terlempar dalam sesi pemanasan jelang balapan.

Pembalap asal Cervera itu terpelanting dari motornya. Mental dan terbanting keras di aspal hingga membuatnya gagal balapan di Mandalika karena masalah kesehatan.

Namun kecelakaan itu sampai berlanjut di GP Argentina. Dia dikabarkan geger otak dan diplopianya kambuh hingga membuatnya absen balapan di Autodrom Termas de Rio Hondo.

"Tapi memang benar GP Indonesia adalah salah satu Grand Prix terburuk dalam karir saya karena saya sering jatuh," kata Marquez dikutip dari Speed Week, Jumat (8/4/2022).

"Ada beberapa jatuh yang saya tidak mengerti. Terutama yang di pemanasan, saya memiliki ban belakang yang baru dan hanya miring," tuturnya.

Namun beruntung, kini pengelihatannya sudah kembali normal. Kondisinya yang kian membaik membuatnya bisa memacu RC213V miliknya di GP Amerika yang rangkaiannya akan dimulai pada 9-11 April mendatang.

Kendati begitu, Marquez ogah muluk-muluk untuk mencari podium dalam come backnya. Pasalnya, kondisinya belum bugar seperti sedia kala.

"Minggu ini saya periksa lagi ke dokter dan penglihatan saya pulih, setelah itu saya juga melakukan tes di sepeda motor. Tentu saja saya tidak datang ke sini dalam kondisi terbaik saya," tuturnya.


Editor : Ibnu Hariyanto

BERITA TERKAIT