Menurut Bimo, pertandingan tersebut memberikan gambaran mengenai hal yang harus diperbaiki ke depan. Dia menyebut kekuatan mental menjadi faktor penting agar mereka bisa tampil lebih stabil saat menghadapi lawan dengan tekanan tinggi.
Bimo menjelaskan permainan mereka sebenarnya cukup mampu mengimbangi gaya bermain pasangan Jepang. Namun, masalah dalam menjaga konsentrasi membuat performa mereka tidak bisa maksimal sepanjang pertandingan.
"Dari cara bermain, pola permainan kami merasa kami bisa mengimbangi tapi kami masih perlu konsisten di pikiran dan mentalnya," ujar Bimo.
Sementara itu, Arlya Nabila Thesya Munggaran menyebut kekalahan tersebut memberikan banyak pelajaran bagi mereka. Dia menilai ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, mulai dari fokus, penyelesaian poin kritis, hingga kemampuan mempertahankan keunggulan.
"Banyak pelajaran yang bisa kami ambil hari ini. Dari cara mainnya, fokusnya, bagaimana mengatasi poin-poin kritis, bagaimana cara mempertahankan keunggulan," tutur Arlya.