Postur tersebut membuat Cruz kerap bertarung dengan posisi tubuh rendah dan guard rapat. Gaya tersebut membuat lawan yang memiliki postur lebih tinggi harus menghadapi target kepala yang lebih sulit dijangkau.
Meski tidak memiliki postur besar, Cruz justru menjadikan tekanan dan agresivitas sebagai bagian penting dari gaya bertarungnya. Karakter tersebut menjadi alasan utama Tyson melihat kemiripan antara dirinya dan petinju Meksiko tersebut.
Cruz dijadwalkan kembali bertarung pada 19 September. Dia akan menghadapi Nestor Bravo di Pechanga Arena, San Diego, California.
Dalam pertarungan tersebut, gelar interim super ringan WBC milik Cruz akan dipertaruhkan. Duel ini menjadi salah satu tantangan penting dalam perjalanan kariernya.
Bravo merupakan petinju Puerto Rico dengan postur 5 kaki 9 inci atau sekitar 175 sentimeter. Dia juga memiliki catatan 24 kemenangan dan hanya satu kekalahan.