Balapan semula dijadwalkan berlangsung pada pukul 07.00 WIB. Namun, kondisi cuaca yang memburuk membuat jadwal start mengalami penundaan berulang kali hingga akhirnya penyelenggara memutuskan untuk membatalkan lomba.
Batalnya balapan membuat penggemar balap motor Indonesia kehilangan kesempatan menyaksikan Veda beraksi dari posisi terdepan. Pole position yang diraih melalui kualifikasi tidak bisa dilanjutkan dengan penampilan dalam balapan utama.
Keputusan serupa juga diberlakukan untuk kelas Moto2 Australia 2026. MotoGP menyampaikan kedua balapan tersebut dibatalkan karena jarak pandang terbatas memengaruhi operasional helikopter medis.
“Akibat penundaan yang disebabkan oleh jarak pandang terbatas yang memengaruhi operasional helikopter medis, balapan Moto3 dan Moto2 keduanya telah dibatalkan,” demikian pernyataan MotoGP.
Sementara itu, balapan kelas utama MotoGP saat pengumuman tersebut disampaikan masih dijadwalkan berlangsung. Pihak penyelenggara juga menginformasikan penyesuaian waktu pembukaan jalur pit sambil menunggu jarak pandang membaik.
“Sembari menunggu jarak pandang membaik, waktu pembukaan jalur pit (pit lane) yang baru untuk MotoGP Australia ditetapkan pada pukul 16.00 waktu setempat (pukul 12.00),” bunyi pernyataan MotoGP.
Dengan pembatalan Moto3 dan Moto2, perhatian selanjutnya tertuju pada perkembangan kondisi cuaca serta pelaksanaan balapan kelas utama. Adapun bagi Veda Ega, pencapaian pole position tetap menjadi tonggak bersejarah dalam kiprah pembalap Indonesia di ajang grand prix, meski dia tidak mendapat kesempatan berlomba di Australia kali ini.