Namun, perubahan itu belum mampu membendung Myanmar. Timnas esports MLBB Myanmar kembali mengamankan kemenangan pada game kedua sehingga Indonesia tertinggal 0-2.
Memasuki game ketiga, Indonesia mencoba mengambil inisiatif dengan permainan lebih agresif sejak awal. Myanmar tetap mampu merespons tekanan dan mengandalkan kombinasi hero Gloo-Selena untuk mengamankan kemenangan.
Indonesia kemudian berusaha membalas pada game keempat dengan mengambil kombinasi Gloo-Selena. Myanmar merespons melalui pilihan Hirara, Marcel, Obsidia, Faramis, dan Atlas.
Kombinasi hero yang digunakan Myanmar kembali menjadi masalah bagi Indonesia. Strategi tersebut berjalan efektif dan membuat Timnas esports MLBB Indonesia kembali kehilangan game keempat.
Hasil tersebut sekaligus memastikan kemenangan Myanmar dengan skor telak 4-0. Indonesia pun gagal membawa pulang medali emas dan harus menerima medali perak dari cabang esports MLBB.
Meski gagal menjadi juara, tambahan medali tersebut tetap menambah perolehan Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Kamis (1/10/2026), Kontingen Indonesia mengoleksi lima medali emas, delapan perak, dan 21 perunggu.
Dengan tambahan tersebut, total koleksi medali Indonesia di Asian Games 2026 mencapai 34 keping. Perolehan itu terdiri dari lima emas, delapan perak, dan 21 perunggu.