"Lawan cukup sulit, beberapa kali tidak gampang dimatikan tapi saya tahu harus bermain seperti apa. Sebenarnya saya berharap bisa bertemu Panitchapon hari ini tapi dia ada rasa sakit di pinggang, saya mendoakan agar cepat sembuh untuk dia," katanya.
Menjelang duel menghadapi China di final Asian Games 2026, Alwi menyebut seluruh pemain Indonesia memegang prinsip "now or never" (sekarang atau tidak sama sekali). Menurut dia, kesempatan tampil di Asian Games tidak datang setiap saat karena ajang tersebut hanya digelar empat tahun sekali.
"Dari kemarin kami di tim terus berpegang teguh pada prinsip now or never. Karena kita nggak tahu ada kesempatan berapa lama lagi. Asian Games kan empat tahun sekali jadi kesempatan ini harus dijadikan hal yang sangat amat bermakna untuk bisa menyumbang medali emas untuk masyarakat Indonesia dan keluarga," ujar Alwi.
Alwi menyadari pertandingan final melawan China tidak akan mudah. Namun, dia menilai hal terpenting bagi Indonesia adalah menjaga fokus dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.
"Kalau ke final, bertemu siapapun tidak ada yang mudah. Yang penting kita fokus pada diri kita," ucap Alwi.