Dari empat game yang dimainkan, Kelra mencatatkan 23 kill, 1 death, dan 23 assist dengan total KDA 46. Angka ini menjadi yang tertinggi, mengungguli pemain lain seperti NAVI uK1r (43,8), NAVI Xyve (42,6), NAVI Andoryuuu (41,7), dan TLID Drichel (40,3).
Jumlah kill Kelra memang bukan yang paling banyak. Dia berada di bawah NAVI Andoryuu yang mencatatkan 32 kill. Namun, Andoryuu memainkan lima game, satu lebih banyak dibanding Kelra, sehingga efisiensi Kelra tetap unggul.
Rata-rata performanya per game juga mencolok. Kelra mencatat 5,75 kill, 0,25 death, dan 5,75 assist dengan rata-rata KDA 11,50. Catatan ini menjadi yang tertinggi di Week 1, melampaui DEWA Muezza (11), EVOS Alberttt (9,75), DEWA Maybee (9), dan DEWA Octa (9).
Tidak berhenti di situ, dia juga memimpin Game Score dengan rata-rata 10,78 dari empat game. Konsistensi ini mengungguli pesaing terdekat seperti DEWA Maybee (9,85), DEWA Muezza (9,50), NAVI Andoryuuu (9,16), dan NAVI Xyve (8,96).
Sebagai core, kemampuan farming Kelra juga menjadi yang terbaik. Dia mencatat 841,1 gold per menit, tertinggi di Week 1, mengungguli TLID Kyouu (781,8), NAVI Andoryuu (752,1), BTR EMANN (742,9), dan EVOS Erlan (739).
Efektivitas item yang didapat terlihat dari damage per menit mencapai 4.352,7. Angka ini membuatnya tampil agresif dan dominan, melampaui EVOS Erlan (3.903,7), BTR EMANN (3.852,8), GEEK ABOY (3.743,5), dan BTR Morenoo (3.690,2).
Seluruh data ini menunjukkan kemampuan adaptasi Kelra yang sangat cepat dengan gaya bermain ONIC. Dia tidak hanya menjadi mesin KDA, tetapi juga pusat permainan tim di Land of Dawn.
Selain statistik, dia juga terlihat bermain tanpa tekanan di panggung besar MPL. Performa tersebut menegaskan perannya sebagai bintang baru ONIC untuk menjaga dominasi mereka di kompetisi tertinggi Mobile Legends Indonesia.