Martin mengaku, tekanan besar untuk memperebutkan gelar juara dengan Pecco -sapaan Bagnaia- membuatnya gugup menjelang sprint. Meski akhirnya tetap bisa menang, dia menegaskan tak ingin merasakan hal seperti itu lagi dan akan mencoba untuk menikmatinya.
“Kami melakukannya dengan sangat baik dan yang terpenting adalah saya tidak mengubah mentalitas saya. Saya sangat fokus pada hal ini karena hari ini saya sedikit gugup dan saya tidak ingin merasakan tekanan ini (memperebutkan gelar juara),” kata Martin dilansir dari Crash International, Minggu (1/10/2023).
"Saya hanya ingin menikmati momen. Sebelum balapan saya benar-benar santai tapi satu jam sebelum balapan saya sangat gugup. Saya tidak menginginkan ini,” tuturnya.
Hasil tersebut sendiri membuat Martin kini telah memenangkan sprint tiga kali berturut-turut. Dia pun berpeluang untuk melakukan sapu bersih untuk ketiga kalinya musim ini dalam balapan utama MotoGP Jepang 2023.
Patut ditunggu apakah Martin bisa merebut takhta dari Bagnaia pada pekan ini atau justru sang juara bertahan bisa memperlebar jarak lagi dari rekan satu mereknya itu.