Menurut Giri, ORADO juga terus memenuhi berbagai kewajiban sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Perluasan organisasi tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk membawa domino semakin jauh sebagai olahraga prestasi.
“ORADO adalah satu olahraga prestasi yang Insya Allah dipertandingkan di PON. Alhamdulillah kami sudah ada di 38 provinsi dan 309 pengurus cabang kota dan kabupaten,” jelas Giri.
Ketua Bidang Humas PB ORADO Henry Kurnia Adhi atau Jhon LBF juga menyoroti tingginya partisipasi dalam Piala Panglima TNI ORADO 2026. Dia menyebut jumlah peserta menunjukkan besarnya basis masyarakat yang mengikuti olahraga domino.
“Antusiasme masyarakat sangat besar. Lebih dari 20.000 peserta mengikuti turnamen yang digelar serentak di 101 kota dan kabupaten,” kata Jhon LBF.
Menurut dia, partisipasi tersebut memperlihatkan perkembangan olahraga domino di Indonesia. PB ORADO pun terus mendorong penyelenggaraan kompetisi dan pembinaan atlet mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
Setelah mencetak rekor MURI melalui Piala Panglima TNI 2026, PB ORADO kini memiliki agenda lanjutan dalam pengembangan olahraga domino. Organisasi tersebut tengah menyiapkan proses pembinaan menuju target keikutsertaan domino sebagai cabang eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PB ORADO membangun domino sebagai olahraga prestasi di Indonesia, sekaligus memperkuat pembinaan atlet melalui kompetisi yang berlangsung secara berjenjang dari daerah hingga tingkat nasional.