“Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara solid sehingga pembinaan atlet berjalan semakin optimal,” katanya.
Achmad menilai persaingan cabang olahraga biliar di antara provinsi terus meningkat. Kondisi tersebut membuat setiap daerah perlu memiliki program pembinaan yang berkesinambungan.
Program itu mencakup pengembangan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, hingga penyelenggaraan kompetisi secara teratur. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga regenerasi dan kesiapan atlet menghadapi kejuaraan nasional.
PB POBSI juga terus mendorong penambahan nomor pertandingan biliar pada PON 2028. Penambahan nomor diharapkan membuka peluang lebih besar bagi atlet daerah untuk meraih prestasi.
Pelantikan Pengprov POBSI Bali turut dihadiri Sekretaris Umum KONI Bali I Ketut Jagrasunu, mantan Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, serta pengurus dan insan olahraga biliar Bali.