PBSI Putuskan Dua Ganda Putri Jadi Andalan Indonesia di Olimpiade 2028

Cikal Bintang Raissatria
Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. (Foto: PBSI)

Sementara dua pasangan lainnya, Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, masih berada dalam tahap evaluasi. Karel menegaskan belum ada keputusan final terkait formasi dan masa depan keduanya karena berbagai aspek perlu ditinjau lebih dalam.

Dia menjelaskan bahwa perbedaan perkembangan membuat proses evaluasi harus lebih teliti, terutama ketika pemain belum menemukan ritme terbaik. 

“Mungkin dari pemain kadang feel-nya belum dapat. Dua pasang itu (Apriyani/Fadia dan Lanny/Tiwi) memang belum ketemu feel-nya, walaupun sudah diomongkan dan diarahkan. Mereka masih punya penangkapan masing-masing,” papar Karel.

Menurut Karel, chemistry Apriyani/Fadia belum kembali seperti sebelumnya, sehingga keputusan akhir mengenai keberlanjutan pasangan itu belum dapat diambil. Dia memastikan diskusi bersama Nitya Krishinda Maheswari wajib dilakukan sebelum hasilnya disampaikan kepada Kabid Binpres PBSI, Eng Hian.

"Saya akan meeting dulu bersama Nitya. Mereka baru main beberapa turnamen, jadi kami bicarakan dulu sebelum disampaikan ke binpres kalau ada rencana baru. Untuk sementara belum ada keputusan," ujarnya.

Apriyani/Fadia menutup musim dengan tampil di Australian Open Super 500 sebelum mundur dari tiga turnamen beruntun: Syed Modi International, Guwahati Masters, dan Odisha Masters. Lanny/Tiwi dijadwalkan tampil di Astana International Challenge pada Desember 2025 sebagai bagian dari proses evaluasi performa mereka.

Dengan komposisi baru dan proyeksi yang lebih terarah, sektor ganda putri Indonesia memasuki fase penting untuk memastikan kekuatan terbaik jelang Race to Olympic 2028.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yohanes Saut Mundur dari Pelatnas, Begini Respons PBSI

57 tahun lalu

PBSI Rombak Besar-besaran, Apriyani Rahayu Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah

57 tahun lalu

Indonesia Takluk dari Malaysia di Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia 2026. Bentrok Thailand di Perempat Final

57 tahun lalu

Manuver PBSI, Muhammad Rian Ardianto Resmi Duet dengan Daniel Edgar Marvino

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal