Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi seputar VR46, mengingat tim tersebut menggunakan motor Ducati yang dikenal dominan dalam beberapa musim terakhir.
Meski begitu, Valera menegaskan prioritas utama Acosta tetap mengincar kursi tim pabrikan. Bergabung dengan tim satelit hanya akan dipertimbangkan jika opsi utama tidak terwujud.
“Itu bisa menjadi opsi. Tentu saja, setiap pembalap bercita-cita membela tim pabrikan, jadi itu akan menjadi tujuan utama kami. Namun jika itu tidak terjadi, kami harus mempertimbangkan rencana B atau rencana C,” urai Valera.
“Tetapi saya tegaskan, tujuan pertama kami adalah berjuang untuk masuk ke tim pabrikan, entah itu Ducati atau tim lainnya,” ucapnya.
Dengan pernyataan tersebut, masa depan Pedro Acosta di MotoGP 2027 dipastikan menjadi salah satu saga transfer paling menarik untuk disimak.