Berdasarkan proses produksi, ada dua jenis bola futsal, yaitu bola yang dibuat dengan proses penjahitan dan proses pressing. Bola futsal yang dibuat dengan proses penjahitan lebih lembut dan empuk. Bola jenis ini tidak terlalu keras ketika disundul atau ditendang.
Meski bola jenis ini lembut dan empuk, bola yang diproduksi dengan proses penjahitan biasanya lebih cepat rusak. Itulah sebabnya, jika akan sering digunakan, bola jenis ini tidak direkomendasikan.
Sementara untuk bola futsal yang dibuat dengan cara pressing, secara umum memiliki kualitas yang lebih kuat. Bola jenis ini memiliki pantulan yang lebih mudah dikontrol.
Berdasar bahan, bola futsal terbuat dari karet, polyurethane, atau polyvinyl chloride. Bola berbahan karet, biasanya digunakan untuk permainan sehari-hari. Bola dengan material polyurethane atau polyvinyl chloride lebih kuat.
Bola berbahan polyurethane memiliki kualitas yang bagus, tahan paparan air. Sementara bola berhahan polyvinyl chloride lebih ringan dan awet.