Persaingan Gelar MotoGP 2023 Makin Sengit, Jorge Martin Mulai Tertekan

Muhammad Gazza Roosaryata
Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin (Foto: Gold & Goose/Red Bull Content Pool)

Sementara itu, Bagnaia yang saat ini berada di posisi puncak berhasil memenangi enam balapan utama dan empat sprint race. Namun, terakhir kali dirinya memenangi sprint race adalah pada Spielberg Agustus lalu.

Martin berharap dapat menjaga konsistensinya dan mendulang poin lebih banyak. Namun, keadaan tersebut juga memberikan tekanan pada tiga balapan terakhir, agar menjadi juara dunia.

“Tujuan saya adalah terus mendulang poin dan kami berhasil sejauh ini. Saya harus jujur, sekarang mulai merasakan tekanannya dengan sisa tiga seri balapan terakhir. Posisi kami sangat dekat, jadi saya tidak bisa melakukan kesalahan,” ucap Martin.

Editor : Fitradian Dhimas Kurniawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alex Marquez Akui Tekanan Jadi Adik Marc, Ada Beban Mental

57 tahun lalu

Resmi! Alex Marquez Gabung Red Bull KTM, Proyek Juara MotoGP Dimulai

57 tahun lalu

Marc Marquez di Jalur Sejarah MotoGP, Targetkan Rekor Agostini dan Rossi

57 tahun lalu

Marc Marquez Ungkap Sosok Pahlawan Sejati di Balik Karier MotoGP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal