Kini, Bezzecchi memimpin klasemen kejuaraan dengan selisih 11 poin dari rekan setimnya, Jorge Martin, yang baru saja meraih podium pertamanya sejak kemenangan di Grand Prix Solidaritas 2024 saat dia merebut gelar. Persaingan kian memanas, dan setiap poin menjadi sangat berharga.
Berbicara kepada Sky Italy setelah balapan, Bezzecchi mengungkapkan ada sebuah faktor non-teknis yang berperan besar dalam kemenangannya. Juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi, mengirimkan pesan teks kepadanya sesaat sebelum balapan untuk menjaga semangatnya tetap tinggi. Rossi dikenal sebagai mentor yang selalu memberikan dukungan moral kepada para pebalap binaannya.
"Ya, itu luar biasa, hari yang hebat, balapan yang hebat," serunya dengan gembira. Dia melanjutkan, "Saya sangat senang karena, mengingat posisi kami pada Jumat, sejujurnya saya tidak pernah berpikir kami akan bisa menang." Ini menunjukkan betapa besar keraguan yang sempat melingkupinya.
Dia menjelaskan, "Kami membuat peningkatan besar kemarin, kami bekerja keras tadi malam, dan saya merasa baik sejak awal pagi ini." Namun, ada satu hal lagi yang menjadi pembeda. "Dan Vale mengirimi saya pesan; itu juga memberi saya motivasi ekstra." Pesan sederhana itu ternyata mampu membakar semangatnya.
"Dia bilang saya sedang dalam performa terbaik; dia bilang, 'Terus lanjutkan, Bez, ayo, ayo!'" ungkap Bezzecchi. Dia menambahkan, "Dan saya memercayainya, saya merasa baik, dan itu luar biasa. Saya sangat senang." Mendapat pengakuan dan dorongan dari sang legenda tentu menjadi suntikan energi yang tak ternilai.