Profil Sigit Ardian menarik untuk diulas. Dia adalah atlet voli yang sudah malang melintang di kompetisi Tanah Air. (Foto: Instagram/sigitardian03)
Fitradian Dhimas Kurniawan

JAKARTA, iNews.id - Profil Sigit Ardian menarik untuk diulas. Dia adalah atlet voli yang sudah malang melintang di kompetisi Tanah Air.

Lahir di Kebumen pada 1 Maret 1993, bakat dan hobi bermain voli Sigit diturunkan dari sang ayah. Kebetulan, ayahnya yang bernama Saban Riyadi, bergabung dengan klub voli GAZZ Kebumen.

Sigit sudah mulai bermain voli sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dia kemudian semakin serius bermain voli dan akhirnya masuk tim POPDA Jawa Tengah.

Berkat kontribusinya, dia berhasil membawa Jawa Tengah menjadi juara Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2009. Setelah lulus SMP, Sigit masuk ke PPLP Semarang. Dia kemudian memulai karier profesionalnya dengan bergabung bersama Jakarta Pertamina Energi di Proliga pada musim 2012.

Selama tiga tahun bersama Jakarta Pertamina Energi, Sigit berhasil meraih penghargaan individu sebagai Best Spiker Proliga 2014. Dia lalu pindah ke Jakarta BNI 46 selama dua musim.

Kemudian Sigit pindah ke Palembang Bank Sumsel dan bermain untuk Proliga 2017 dan 2018. Namun, sejak Proliga 2019 hingga edisi terakhir di 2022, Sigit Ardian kembali bergabung dengan Jakarta BNI 46.

Adapun, karier Sigit Ardian di tim nasional voli Indonesia sudah dimulai sejak 2010. Ketika itu, dia menjadi bagian dari Timnas yang berhasil lolos ke Asian Games 2010.

Prestasinya bersama Timnas Voli Indonesia tak berhenti sampai di situ. Sigit juga ikut meraih medali perak di SEA Games 2013 dan medali emas di SEA Games 2019. Dia juga merupakan salah satu aktor penting di balik raihan emas pada SEA Games 2021.


Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT